08.10.08

Tips Menghemat Bahan Bakar

Ditulis dalam Otomotif, Tips & Trick tagged , , pada 13:06 oleh zeezone

Kenaikan bahan bakar minyak (BBM) beberapa waktu lalu tentu saja berdampak pada meningkatkan biaya yang harus dikeluarkan untuk mengisi bahan bakar. Tidak ada cara lain untuk mengatasi masalah tersebut selain dengan melakukan penghematan.

Berikut ini ada beberapa tips untuk menghemat BBM.

Servis berkala dan ban standar.

Servis mobil anda secara berkala. Hal ini untuk menjamin perangkat mesin bekerja secara normal. Pastikan juga tekanan angin ban sesuai dengan standar pabrik, selain dapat menghemat BBM, juga dapat menyelamatkan anda dari kecelakaan.

Biasanya label tekanan ban tertera di bagian dalam pintu depan kanan mobil.Biasanya menambah tekanan ban 1-2psi di atas standar agar ban tidak segera mencapai tekanan di bawah standar. Langkah ini dapat menghemat BBM hingga 10%.

Oli dan Filter

Gunakan oli yang sesuai dengan standar dari pabrikan mobil. Jangan sampai terlambat mengganti oli. Semakin lama penggunaan oli, maka daya pelumasannya akan semakin berkurang. Akibatnya lebih banyak BBM yang terkonversi menjadi panas di dalam mesin. Anda juga perlu membersihkan dan ganti filter udara secara berkala.

Kecepatan normal

Jangan mengemudi dengan kecepatan di atas 100km/jam dan usahakan selalu mengatur kecepatn yang sama. Terutama di dalam kota, jalankan kendaraan dengan nyaman pada kecepatan 35-60km/jam untuk meminimalkan efek Ra.

Menukar transmisi

Ketika menambah kecepatan pada mobil dengan transmisi manual, ganti lah transmisi dengan cepat. Atau dengan kata lan, gunakan transmisi setinggi mungkin tetapi dengan tetap menjaga tenaga dari mesin. Jika transmisi yang lebih tinggi membutuhkan injakan pedal gas yang lebih sedikit, maka gantilah ke transmisi yang lebih tinggi.

Batasi penggunaan AC

Batasi penggunaan pengatur suhu udara (AC), mengingat penggunaan AC dapat menambah konsumsi bahan bakar sampai 20%. Sebaiknya anda juga rutin memeriksa kondensor apakah masih baik atau tidak. Dengan demikian perangkat ini tidak akan membebani kinerja mesin.

Pedal rem

Penggunaan rem akan menkonversi energi kinetk ke dalam energi panas pada piringan rem. Sedangkan energi kinetik mobil sebelumnya berasal dari energi kimia yang dikandung BBM. Sebagai contoh, jika mobil anda melaju menuju sebuah perempatan, sebaiknya hentikan menekan pedal gas jauh sebelum dekat dengan perempatan, pindah transmisi ke netral dan baru mengerem mobil setelah dekat dengan perempatan.

Mobil berwarna terang

Mobil berwarna gelap akan menyerap lebih banyak panjang gelombang daripada mobil berwarna terang. Hal tersebut akan menyebabkan energi panas lebih mudah memasuki interior mobil berwarna gelap. Akibatnya, AC mobil berwarna gelap akan bekerja lebih keras untuk mempernyaman interior mobil, baik secara otomatis maupun cara manual oleh pengemudi.

Tempat parkir

Atau jika tidak dapat menemukan tempat teduh, gunakan reflector cahaya matahari untuk meminimalkan energi panas yang memasuki mobil. Interior mobil yang panas akan membuat kerja AC lebih berat, terutama ketika baru menyalakan mobil. (posted by: zeezone)