Juni 10, 2010

Apa Sistem Operasi Ponsel Anda?

Ditulis dalam Uncategorized pada 10:14 oleh zeezone

Kerap aplikasi atau games tidak berhasil dijalankan di ponsel kita. Hal ini terjadi karena kita tidak mengenal ponsel kita sendiri yang membuat kita salah download atau bingung mencari platform berdasarkan sistem operasi (OS) ponsel yang sesuai.

Apa itu Sistem Operasi Ponsel?
Sistem operasi ponsel adalah software utama yang bertanggung jawab untuk mengatur dan mengkoordinasikan seluruh aktivitas ponsel. Tidak seperti sistem operasi komputer, sistem operasi pada ponsel dibuat lebih sederhana.

Bagaimana mengenali sistem operasi ponsel untuk mengetahui platform ponsel yang Anda miliki?
Kata kunci dari sistem operasi ponsel adalah keterbukaan SDK yang memungkinkan pihak ketiga membuat software baru untuk dijalankan di sistem OS tersebut. Sebenarnya semua ponsel yang ada di pasaran memiliki sistem operasi. Namun kebanyakan masih menggunakan sistem operasi bawaan vendor yang tertutup. OS ponsel seperti ini disebut sistem operasi tertutup (closed-source) dan biasa disebut ponsel non-OS. Biasanya untuk mengakomodasi kebutuhan pengguna ponsel yang masuk dalam platform ini, mereka memasang mesin virtual Java, lengkap dengan sejumlah standar antarmuka atau API (Application Program Interface), dan ponsel ini disebut dengan ponsel Java.

Ada puluhan sistem operasi (OS) yang dibuat untuk ponsel. Lima diantaranya telah akrab di telinga pengguna ponsel; Symbian, iPhone OS, BlackBerry OS, Microsoft Windows Mobile dan Java Linux.

Ponsel berbasis OS Symbian
Sistem operasi ini sering dikaitkan dengan Nokia. Karena sejak awal perkembangannya, sistem operasi ini lebih banyak digunakan sebagai platform pengembangan produk-produk Nokia. Tapi tentu itu tidak seratus persen benar. Salah satu produk turunan Symbian bahkan lebih banyak digunakan oleh vendor lain. Berikut ini beberapa produk turunan Symbian beserta ponsel yang menggunakan OS tersebut.

1 (a). Symbian S60
Dulu dikenal dengan Symbian seri 60. OS ini digunakan pertama kali oleh Nokia 7650. Dalam perkembangannya telah melewati beberapa perbaikan yang dibedakan dalam beberapa edisi. Edisi pertama yang biasa disebut dengan Symbian OS S60 (versi 6.1) masih sangat sederhana. Ciri yang paling mudah dikenali adalah, produk Symbian versi ini tidak mendukung theme (tema). Tampilannya hanya bisa dipersonalisasi hingga batas warna status bar-nya saja, seperti ; N-Gage, N-Gage QD, 3650, 3660, Siemens SX1, Panasonic X700, dsb.

Kemudian OS ini diperbaiki lewat S60 versi 7 dan 8 yang kemudian disebut 2nd Edition. Berbeda dengan versi sebelumnya, di sini sudah tersedia theme, dan kita bisa membuat theme sendiri sehingga sisi personalisasi mengalami kemajuan pesat di kelompok ponsel ini, seperti ; 6600, 6630, Nokia N70, dsb. Berikutnya, OS ini telah mencapai generasi ke-3 lewat OS Symbian versi 9. Ciri utamanya adalah munculnya active idle di layar stand-by yang bisa dipersonalisasi, seperti ; N71, N73, E51, Samsung i550w dan Nokia E75. Di salah satu produknya, S60 juga mengalami pencabangan yang cukup mengejutkan. Hal ini ditandai dengan hadirnya S60 edisi ke-5 di Nokia 5800. Platform OS ini dihadirkan untuk mengakomodasi UI sentuh, seperti Nokia 5800.

b. Symbian UIQ
Platform ini didominasi oleh produk-produk Sony Ericsson. Mulai dari Sony Ericsson P800, P900, P910, M600, W960 dan seterusnya. Meskipun merek lain seperti Motorola juga sempat bersaing merebut pasar di OS ini. UIQ merupakan OS Symbian yang dikhususkan untuk UI sentuh. Sampai saat ini UIQ sudah mencapai versi 3.0. Terakhir digunakan oleh Sony Ericsson G900.

2. iPhone OS
Sistem operasi milik iPhone ini tercatat sebagai OS dengan angka penjualan yang tinggi di dunia, di bawah Symbian per-akhir 2008. Sistem operasi yang telah mencapai versi 3.0 ini merupakan turunan dari Mac OS X dengan berkonsentrasi pada kenyamanan UI sentuh. Sampai saat ini iPhone 3G yang beredar di Indonesia masih didukung OS versi 2.0. Kemudian versi 2.0 hingga 2.2 memiliki sejumlah kelemahan, diantaranya tidak adanya profil Bluetooth untuk A2DP dan berkirim file, serta tidak adanya MMS. Kabarnya isu-isu negatif ini akan diperbaiki di OS versi 3.0. Sayangnya, meski terbuka untuk developer pihak ketiga, sistem operasi iPhone akan terhambat oleh mekanisme download dan instal yang sangat dibatasi. Seperti yang telah kita ketahui, aplikasi dan game tambahan iPhone hanya bisa didownload via situs yang telah didedikasikan (applications store) dan diinstal langsung di ponsel atau tersinkronisasi dengan iTunes komputer.

3. BlackBerry OS
Sampai saat ini BlackBerry OS telah mencapai versi 4.7.0.xxx yang telah dibenamkan di produk Storm 9500. OS milik BlackBerry pada intinya ditugaskan untuk menjembatani layanan BlackBerry dengan perangkat mereka yang dibuat khusus dengan kecenderungan utama pada wilayah bisnis. OS ini telah mengakomodasi UI sentuh, dan semua produk BlackBerry menggunakan sistem operasi ini.

4. Windows Mobile
Produk Microsoft ini masih berada di bawah BlackBerry untuk urusan penjualan di dunia. Awalnya, Windows Mobile dibuat untuk mengakomodasi urusan bisnis via beberapa produk PDA-nya. Penyebaran OS ini cenderung berbanding lurus dengan penggunaan OS di perangkat komputer. Karena sesama produk Microsoft, maka Windows Mobile memiliki kompatibilitas sangat luas dengan OS Windows desktop semisal XP dan Vista. Hanya saja UI yang dianggap terlalu kaku menjadikannya sulit diterima sebagian orang. Terlebih bila sudah menyangkut layar sentuh yang mengharuskan perangkat Stylus di dalamnya. Font berukuran kecil akan menyulitkan penggunanya dalam mengirimkan pesan dan mengedit dokumen. Sampai saat ini OS Windows Mobile telah mencapai angka 6.1. Dimana platformnya terbagi menjadi dua, yakni tanpa UI sentuh (smartphone) dan dengan UI sentuh (PocketPC). Beberapa contoh Smartphone diantaranya adalah HTC S740, Samsung Ì600, Motorola Q9h, dsb. Sedangkan HTC Touch, Samsung Omnia, Sony Ericsson Xperia X1, dan sebagainya termasuk ke dalam kelompok PocketPC.

5 (a). Linux-Java (K-Java)
Sistem operasi ini tidak banyak diterapkan pada ponsel. Tercatat hanya beberapa produk Motorola yang dibuat dengan platform seperti ini. Demikian juga dengan terbatasnya ketersediaan aplikasi untuk OS ini. OS ini merupakan hasil dari penggabungan Linux MontaVista dengan sebuah mesin virtual Java yang disebut KVM (K Virtual Machine). Untuk itu OS ini cenderung digunakan untuk mengakomodasi aplikasi Java, diantaranya adalah Motorola ROKR E8, Motorola Z6, dsb.

(b). Ponsel Java
Hampir semua ponsel yang ada di pasaran dengan harga di atas 700 ribuan telah mengakomodasi platform Java, atau bisa disebut sebagai ponsel Java. Artinya, di luar platform pabrikan kita masih disediakan sebuah mesin guna memperkaya isi ponsel baik dengan aplikasi maupun game tambahan. Karena berupa mesin virtual, maka sejumlah standar API telah ditetapkan. Selain membatasi, standar-standar ini juga akan membedakan antara satu pabrikan dengan pabrikan lain. Standar-standar itu biasa disebut dengan JSR (Java Spécification Request) yang ditetapkan oleh komunitas pengembang Java. JSR secara khusus akan memperbolehkan serangkaian proses berjalan di mesin virtual. Beberapa JSR memiliki kode yang berkaitan dengan fungsinya. Semisal JSR 184 untuk tampilan game 3D pada J2ME. Sebagian besar ponsel Sony Ericsson dikenal memiliki kemampuan lebih di sisi akselerasi Java. Hal ini mungkin karena ponsel-ponsel Sony Ericsson telah ditanamkan Java Virtual Machine dengan dukungan API yang kompleks. Sebaliknya ponsel-ponsel Cina dianggap paling lemah di sisi ini. Bisa jadi hal itu akibat minimnya dukungan Java API.

Agustus 10, 2008

Menghindari Kecelakaan Ponsel

Ditulis dalam ponsel, Tips & Trick tagged , , pada 13:17 oleh zeezone

Kejadian meledaknya alat telekomunikasi bukanlah peristiwa pertama yang terjadi pada pemakai ponsel. Pertangahan tahun 2007 silam seorang pekerja pengelasan di China meninggal gara-gara ponsel yang diletakkan di saku kemejanya meledak dan menyebabkan tulang rusuknya yang patah menusuk jantung. Di tahun yang sama perusahan seluler terbesar Nokia menarik kembali baterai tipe BL-5C sebab baterai tersebut memicu terjadinya overheating yang dapat menimbulkan ledakan.

Masalahnya meledaknya ponsel ternyata bukan cuma legenda, dua kejadian tersebut di atas telah terjadi bukti nyata. Benarkah ponsel bisa meledak??

Sayang sekali jawabannya ternyata Ya. Alasan yang paling masuk akal adalah terjadinya arus pendek pada baterai ponsel yang terbuat dari bahan kimia yang dapat memicu terjadinya reaksi kimia kemudian menhasilkan energi panas.

Beberapa kiat untuk mencegah terjadinya kecalakaan tersebut yakni:

Gunakan baterai orisinil

Baterai orisinil telah melalui tahap pengujian kualitas yang ketat sehingga produk yang dijual mempunyai kualitas yang lebih terpercaya. Jadi jangn sesekali menggunakan baterai ponsel palsu.

Tidak memperbaiki baterai rusak

Ketika daya dan umur ponsel mulai melemah drastis lebih baik diganti dengan baterai yang baru. Jangan coba-coba memperbaiki baterai yang rusak, ini bisa membuat susunan rangkaian unsur pembentuk ponsel menjadi berantakan yang akhirnya akan menyebabkan fungsi ponsel tidak bekerja dengan baik.

Tidak membeli baterai bekas

Jika baterai yang dibeli baru saja bisa meledak, apalagi yang bekas. Kita tidak bisa tahu pemakaian barang bekas oleh pemilik sebelumnya kan? Jika baterai sudah pernah dimodifikasi kan bisa repot.

Matikan ponsel jika terasa panas

Jika badan ponsel terasa mengeluarkan panas berlebihan segeralah matikan ponsel, ada kemungkinan ini sebagai akibat overheating yang terjadi pada baterai.

Kembalikan ponsel bermasalah

Jika ponsel yang Anda beli mengeluarkan panas yang berlebihan segera hubungi pihak vendor untuk minta diganti dengan ponsel baru.

Tidak me-charge pada waktu yang lama

Ketika ponsel menandakan “Battery is Full Charge”, segeralah untuk mencabut charger. Baterai ponsel yang sudah mencapai posisi ter-charge dapat menyebabkan overheating.

Tidak menggunakan ponsel saat diisi

Ketika ponsel dicharge akan terjadi perubahan energi listrik menjadi energi kimia dan juga terjadi arus masuk dan keluar secara bergantian. Apabila ponsel yang sedang diisi kita pakai untuk menelepon, maka akan menambah beban pada proses kimia tersebut.

Gunakan sarung ponsel.

Dengan menggunakan sarung ponsel setidaknya jika terjadi ledakan resiko kecelakaan bias diminimalis. Saat ini kita bisa mendapatkan sarung untuk ponsel dengan mudah, toko aksesoris ponsel dapat ditemui di setiap pusat pertokoan ponsel.

Jangan letakkan ponsel di bagian rawan

Daerah rawan maksudnya bagian tubuh yang memiliki resiko kecelakaan fatal seperti dada yang berdekatan dengan jantung, jadi jangan dibiasakan meletakkan ponsel pada saku kemeja.

Mengikuti perkembangan berita teknologi

Biasakanlah untuk selalu mengikuti perkembangan berita teknologi, biasanya jika terjadi masalah pada suatu produk tak terkecuali ponsel jika terjadi masalah pihak vendor akan mengumumkannya dengan segera. Selanjutnya kita bisa menggantikannya sesuai prosedur yang ditetapkan vendor terkait.

Tips Menghemat Bahan Bakar

Ditulis dalam Otomotif, Tips & Trick tagged , , pada 13:06 oleh zeezone

Kenaikan bahan bakar minyak (BBM) beberapa waktu lalu tentu saja berdampak pada meningkatkan biaya yang harus dikeluarkan untuk mengisi bahan bakar. Tidak ada cara lain untuk mengatasi masalah tersebut selain dengan melakukan penghematan.

Berikut ini ada beberapa tips untuk menghemat BBM.

Servis berkala dan ban standar.

Servis mobil anda secara berkala. Hal ini untuk menjamin perangkat mesin bekerja secara normal. Pastikan juga tekanan angin ban sesuai dengan standar pabrik, selain dapat menghemat BBM, juga dapat menyelamatkan anda dari kecelakaan.

Biasanya label tekanan ban tertera di bagian dalam pintu depan kanan mobil.Biasanya menambah tekanan ban 1-2psi di atas standar agar ban tidak segera mencapai tekanan di bawah standar. Langkah ini dapat menghemat BBM hingga 10%.

Oli dan Filter

Gunakan oli yang sesuai dengan standar dari pabrikan mobil. Jangan sampai terlambat mengganti oli. Semakin lama penggunaan oli, maka daya pelumasannya akan semakin berkurang. Akibatnya lebih banyak BBM yang terkonversi menjadi panas di dalam mesin. Anda juga perlu membersihkan dan ganti filter udara secara berkala.

Kecepatan normal

Jangan mengemudi dengan kecepatan di atas 100km/jam dan usahakan selalu mengatur kecepatn yang sama. Terutama di dalam kota, jalankan kendaraan dengan nyaman pada kecepatan 35-60km/jam untuk meminimalkan efek Ra.

Menukar transmisi

Ketika menambah kecepatan pada mobil dengan transmisi manual, ganti lah transmisi dengan cepat. Atau dengan kata lan, gunakan transmisi setinggi mungkin tetapi dengan tetap menjaga tenaga dari mesin. Jika transmisi yang lebih tinggi membutuhkan injakan pedal gas yang lebih sedikit, maka gantilah ke transmisi yang lebih tinggi.

Batasi penggunaan AC

Batasi penggunaan pengatur suhu udara (AC), mengingat penggunaan AC dapat menambah konsumsi bahan bakar sampai 20%. Sebaiknya anda juga rutin memeriksa kondensor apakah masih baik atau tidak. Dengan demikian perangkat ini tidak akan membebani kinerja mesin.

Pedal rem

Penggunaan rem akan menkonversi energi kinetk ke dalam energi panas pada piringan rem. Sedangkan energi kinetik mobil sebelumnya berasal dari energi kimia yang dikandung BBM. Sebagai contoh, jika mobil anda melaju menuju sebuah perempatan, sebaiknya hentikan menekan pedal gas jauh sebelum dekat dengan perempatan, pindah transmisi ke netral dan baru mengerem mobil setelah dekat dengan perempatan.

Mobil berwarna terang

Mobil berwarna gelap akan menyerap lebih banyak panjang gelombang daripada mobil berwarna terang. Hal tersebut akan menyebabkan energi panas lebih mudah memasuki interior mobil berwarna gelap. Akibatnya, AC mobil berwarna gelap akan bekerja lebih keras untuk mempernyaman interior mobil, baik secara otomatis maupun cara manual oleh pengemudi.

Tempat parkir

Atau jika tidak dapat menemukan tempat teduh, gunakan reflector cahaya matahari untuk meminimalkan energi panas yang memasuki mobil. Interior mobil yang panas akan membuat kerja AC lebih berat, terutama ketika baru menyalakan mobil. (posted by: zeezone)

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.